Sejarah 1965
Bagi saya, sejarah 1965 dan beberapa tahun selanjutnya bukan soal PKI. Ini adalah kezaliman bersama yang kita lakukan sebagai anak bangsa. Orang-orang PKI melakukan kezaliman dan pembunuhan. Tapi sebaliknya, orang-orang yang memusuhi PKI, melakukan kezaliman yang tak kalah keji terhadap orang-orang PKI. Lebih mengerikan lagi, ada puluham ribu orang yang sebenarnya tidak terkait sama sekali dengan PKI, difitnah dan dikorbankan.
Kenapa itu bisa terjadi? Ambisi politik. Ada sejumlah orang yang berambisi untuk menjadi penguasa. Untuk mencapai tujuan itu, mereka rela memfitnah, mengadu domba, membuat rusuh, menimbulkan kekacauan, membunuh, serta membuat orang saling bunuh.
Bahaya laten? Bagi saya bahaya laten itu bukan PKI. Bahaya laten itu adalah bahaya dari orang-orang jenis itu. Mereka bisa berada di kelompok politik mana pun. Itu yang harus diwaspadai.
Ada kesamaan antara situasi 1965 dengan sekarang, yaitu masih banyaknya orang yang percaya pada informasi palsu, selama informasi itu dikabarkan oleh orang-orang dari kelompoknya. Orang-orang ini bisa digiring untuk bergerak, berbuat secara massal. Ketika orang bergerak secara massal, komando histeria menjadi lebih penting daripada pertimbangan individu. Maka orang-orang tak lagi bergerak dengan akal sehatnya.
Bahayanya di situ. Selama situasi itu ada, apapun ideologinya, apapun agamanya, apapun kelompoknya, semua bisa bikin kacau, semua bikin hancur.
Kang H Idea